Tag-Archive for ◊ Resensi versiku ◊

Author: Fimma
• Saturday, January 02nd, 2010

Telat banget yah…tanggal 2 baru ngucapin:

“Happy New Year 2010!!!”

Apa yang kulakukan untuk melewati malam tahun baru???

Ya, berbeda dari tahun sebelumnya yang mengabiskan malam tahun baru bersama teman2 di jalanan jogja, tahun ini aku melewati malam tahun baru dirumah menemani mama karena kebetulan pembantu lagi pulang kampung…T.T

Tapi sorenya tanggal 31, sempet mampir buat beli dvd film bajakan. Niat awalnya mau cari The great Queen Seon Deok 10 seri terakhir…tapi belum ada di Jogja…Akhirnya beli 3 buah film : Detective Conan Spesial 2 (live action)-Jepang, Death Note 3,5 : L Change the World-Jepang juga, yang terakhir A Frozen Flower-Korea punya. 3 film inilah yang akhirnya kutonton untuk melewati malam tahun baru.

Berikut resensinya…

Detective Conan Special 2

Detective conan SP 2Masih dengan tokoh yang sama yaitu Oguri Shun sebagai Shinichi Kudo, film ini menampilkan sebuah kasus pembunuhan di acara pesta “Miss Japan”. Hal yang berbeda hanyalah pada film ini muncul tokoh Sherry/Shiho Miyano/Ai Haibara untuk pertama kalinya (secara live action) diikuti juga munculnya tokoh Gin dan Vodka. Awalnya tokoh Shinichi masih berwujud Conan saat tampil, namun karena makan roti yang mengandung arak, dia berubah wujud menjadi Conan Edogawa. Ceritanya? Seperti yang sudah bisa ditebak, dengan wujud Shinichi dia menginvestigasi dan menyelesaikan kasus pembunuhan Miss Japan. Dari segi cerita, film ini ga terlalu istimewa. Trik yang digunakan juga sederhana. Tapi untuk penggemar Detective Conan…film ini lumayan untuk ditonton. Oiya…tokoh Sherry yang muncul di film ini menurutku bagus, tapi tokoh Gin kok kesannya ketuaan yah…jadi kurang cool n misterius…hehehe

Death Note 3,5 : L Change The World

L Change the world posterLiat judulnya agak heran. Soalnya setahuku di 2 film Death Note sebelumnya (Death Note dan Death Note 2 : The Last Name) menurutku sudah tamat,karena 2 tokoh sentralnya sudah mati. Ternyata film ini memang ga menceritakan tentang si Buku Kematian a.k.a. Death Note atau Desu Noto, tapi film ini menceritakan hari-hari terakhir sebelum kematian “L”. Pada Death Note 2, tokoh “L” menuliskan namanya sendiri pada Death Note sebelum tokoh Light melakukannya. Jadi pada film ini ga ada pertarungan strategi yang seru seperti 2 film sebelumnya. Dalam film ini yang diceritakan adalah tokoh “L” yang terlibat kasus penyebaran senjata biologis berupa virus. Yang menarik dalam film ini, selama menyelesaikan kasus, tokoh “L” ga hanya berada di dalam ruangannya, tapi harus bergerak keluar karena markasnya diduduki musuh. Film ini cukup menarik untuk ditonton meskipun ga se-menegangkan 2 film sebelumnya. Tapi buat aku yang sebelumnya ga terlalu suka tokoh “L” karena lebih suka tokoh “Light Yagami”…setelah nonton film ini jadi suka sama tokoh “L”…kawaii juga ternyata…:D

A Frozen Flower

a_frozen_flower_film_posterWaktu beli, sebenarnya sama sekali ga ada gambaran, ini film tentang apa. Hanya saja karena rencana awal mau beli film korea yang bergenre Saeguk (The Great Queen Seondeok maksudnya…) jadinya tiba2 aja film ini terbeli. Awalnya berfikir ini pasti film kerajaan yang isinya intrik-intrik dan pertarungan. Tapi ternyata…OH MY GOD…ini film tentang Cinta yang tak biasa. Jadi ceritanya ada Raja dari Dinasti Goryeo yang menyukai sesama jenis (Gay.red) yang punya pasukan khusus yang isinya pria2 tampan (o_O). Komandan pasukan itu (yang main Jo In-Sung) merupakan pengawal yang paling “disayangi oleh Raja”. Bahkan ada adegan ranjang antara keduanya, yang membuatku sempat berfikir untuk berhenti nonton film ini (tapi ga jadi berhenti :D …kan udah beli mahal2 masa ga ditonton). Masalah dimulai saat raja harus berhubungan dengan permaisuri demi memperoleh keturunan, tapi raja sendiri tidak ada ketertarikan untuk melakukannya. Akhirnya si Jo In-Sung tadi (terjemahannya kacau, aku ga tau nama tokonya), yang menggantikan Raja untuk “melakukannya”. Awalnya juga susah, karena Jo In-Sung juga gay, tapi setelah mencoba,,,akhirnya bisa dan malah keduanya (permaisuri dan si Jo In-Sung) jadi ketagihan. Banyaknya adegan “begituan” yang benar-benar nyata mebuat film ini not recommended untuk yang tidak mau berbuat zina mata maupun untuk anak-anak di bawah umur (termasuk aku…:D…tapi uda terlanjur nonton…mo gimana lagi :p). Akhir ceritanya? Si Raja jelas cemburu sama hubungan permaisuri dan pengawal kesayangannya ini…

***

Begitulah kulewatkan akhir tahun 2009…